Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

IHSG Merosot ke 6400, Ini Langkah Strategis yang Bisa kita Terapkan

Setelah Rupiah Melemah di 17.600 per Dollar, saat ini tepatnya di hari senin 18 Mei 2026, dan ini merupakan hari bersejarah juga bagi saya, karena baru kali ini merasakan langsung di titik 6400. Sebelumnya hanya sampai di 6900 selama saya bermain di pasar modal (Bursa Efek Indonesia / BEI).


Indeks Saham Gabungan 6400
IHSG 6400



Saya membangun portofolio SAHAM itu dari 500.000 awalnya, tetapi ternyata agak susah mendapatkan return, sekali dapat momen, hanya kecil, lalu saya melakukan rebalancing lagi... namanya juga awal, walaupun sebenarnya saya sudah terbiasa jual beli seperti di Steam, tapi tentu saya perlu mengenal 'Emiten - emiten' yang melantai di Bursa. Rebalancing masih terus saya lakukan, dengan membuang yang kiranya kurang menguntungkan dan memasukkan emiten baru. 

Singkat cerita, hari ini sejak saya mulai di Bulan Februari 2026 kemarin, berarti ini sudah hampir 4 Bulan.
Ada beberapa cerita sebenarnya selama itu, tetapi mungkin kalo niat, saya tuliskan di postingan terpisah.

Kenapa Masuk di Pasar Modal? Tentunya yang paling utama adalah riset, yups... di InteenBisnis ini memerlukan pengalaman lebih untuk menjadi rubrik bisnis di RahmanCyber.NET , walau InteenBisnis ini merupakan sub domain terpisah, tetapi ini bagian dari RahmanCyber Network, dan Kenalin, saya SR.K, penulis di Kanal InteenBisnis ini.

Sebagai penulis, saya perlu masuk secara langsung, tetapi disini mungkin ada beberapa batasan yang akan menjadi artikel, artinya jika kalian berharap belajar teori teknikal dan lain lain, sepertinya kalian belum akan menemukannya disini, disini saya juga masih baru, dan mungkin akan menghindari hal rumit semacam itu, karena sebenarnya sudah banyak juga yang ngebahas dan ahlinya. 

Pelemahan rupiah diluar prediksi saya, sebelumnya saya fokus mempelajari pasar modal tersebut, ternyata beberapa hari yang lalu, pelemahan rupiah terjadi, tembuas diatas 17rb, dan sekarang ini ketika saya menuliskan ini menjadi 17.674, wow... lantas dampaknya ke market apa? tentu beberapa sektor yang emitennya saya masukkan portofolio ada yang berkaitan dengan impor, dan ketika hal ini terjadi, banyak orang di market itu panic selling atau mungkin emang udah masuk dari lama dan udah profit. Sehingga mengamankan profit gitu lah, tapi efeknya memang menurunkan value saham sebuah emiten tersebut... hehe, entahlah apa alasan pastinya...

Tapi entah kenapa saya berpikir, Ketika IHSG melemah atau jatuh, sikap terbaik yang diambil adalah tetap tenang dan menghindari panic selling (jual panik), mengevaluasi kembali kesehatan fundamental portofolio kita, serta melakukan average down atau buy the dip jika masih memiliki dana cadangan. Tentu hal ini bisa melalui aplikasi sekuritas masing masing ya. 

Berikut adalah rincian langkah strategis yang bisa kita lakukan: 

  • Jangan Panik: Kepanikan sering kali memicu keputusan emosional yang merugikan. Ingat kembali profil risiko dan tujuan investasi. Jika tujuan investor jangka panjang, penurunan pasar adalah hal yang wajar dan sering kali menjadi siklus koreksi sementara. 

  • Evaluasi Fundamental Perusahaan: Periksa kembali laporan keuangan saham yang dimiliki. Jika perusahaan tersebut memiliki fundamental yang kuat, manajemen yang solid, dan prospek bisnis yang baik, biasanya harga akan kembali pulih seiring berjalannya waktu. 

  • Manfaatkan Strategi Average Down: Jika memiliki dana menganggur (idle cash), momen penurunan pasar bisa menjadi peluang emas untuk menambah porsi kepemilikan saham yang berfundamental bagus dengan harga yang lebih murah. Lakukan pembelian secara bertahap ketika market sedang down, jangan langsung banyak takut ketinggalan, nanti avg down nya akan lebih berat jika hal ini terjadi, beberapa bulan itu saya juga sudah ada pengalaman hal itu, tapi bisa berhasil profit walau dikit... coba kalau saya lebih sabar, profit akan lebih banyak. 

  • Batasi Kerugian (Cut Loss): Pertimbangkan untuk memotong kerugian jika saham memiliki fundamental yang memburuk, atau jika valuasi harganya telah menembus batas toleransi risiko pribadi yang sudah kita tetapkan sejak awal. 

  • Hindari Catching a Falling Knife: Hindari langsung membeli saham yang sedang jatuh bebas secara agresif sebelum ada tanda-tanda konsolidasi, karena dapat memperbesar risiko kerugian. Gunakan analisis teknikal dan fundamental sebelum membeli. 

  • Fokus pada Diversifikasi: Pastikan portofolio tidak terpusat pada satu sektor saja, kan di saham itu ada beberapa sektor di indonesia, dari perbankan sampai energi. Diversifikasi di berbagai sektor seperti perbankan, barang konsumsi, atau infrastruktur akan membantu meredam volatilitas pasar.

Ada satu hal yang saya pun sedang berusaha komitmen tentang hal itu, jadi jika memang dana dingin sudah habis, sudah jangan dipaksakan, apalagi sampai meminjam.. Ini merupakan arena High Risk, High Return guys... hati - hati, batas uang dingin itu, dapat menyelamatkanmu dari kekalahan fatal, tiap orang tentu penanganannya juga akan berbeda beda, jumlah uang dinginnya pun berbeda.

Jika kalian liat beberapa orang menunjukkan portofolio yang ber lot lot, kalian ingatlah batas uang dingin kalian, sehingga diharapkan resiko kita tetap terjangkau.


Ok guys, sekian pembahasan kita kali ini, ingat ya, pertama investasikan dulu ke peralatan yang menunjang skill kalian dulu jika memang mulai dari nol, karena penghasilan dari saham itu beneran sedikit dan effort banget jika modalnya juga sedikit. Ini saya sudah mengalaminya sendiri ya guys..

2 Bulan dengan 2 Juta, hanya bisa dapet 120rb, buat bayar biaya admin bank setahun aja belum cukup, tapi itu lebih baik daripada dana mengendap.


Selain saham juga banyak instrument investasi lainnya. Tapi saya ingatkan lagi, investasi pertama ketika kalian mulai dari nol adalah ke diri kalian dulu, misal kalian memiliki bakat videografi, ya investasikan beli smartphone agak proper misalnya, atau kamera dslr langsung, atau jika kamu suka ngoding buat apps, kamu bisa invest di laptop / komputer.. dan yang lainnya ya..

Semangat ges cari duit di tengah ekonomi yang saat ini..
Saya juga lagi nyari duit.. hehe, salah satunya lewat saham ini.


BTW, IHSG merupakan indeks dan Bursa Efek itu bukanlah tempat abal abal ya, bro.. kalo Scam ya keterlaluan, wong sudah dipercaya oleh pemerintah dan masyarakat yang ikut bermain di bursa kok... Jadi kalau disini saya fokus ke profil portofolio saja, tiap orang beda beda, dan seharusnya kita sendirilah yang paling paham dengan portofolio kita sendiri, kecuali kalo ngikut ngikutan orang.. hehe


Jangan lupa komen ya jika artikel saya ini bermanfaat, supaya dapat penilaian yang baik sebagai penulis untuk segmen bisnis ini.. hehe









Posting Komentar untuk "IHSG Merosot ke 6400, Ini Langkah Strategis yang Bisa kita Terapkan"



InteenBisnis RahmanCyber
Cari Referensi Bisnis ya di InteenBisnis
https://inteenbisnis.rahmancyber.net
Bisnis Online - Trik Bisnis - Cari Uang Mudah








InteenBisnis merupakan platform review bisnis online sebagai referensi... mengapa?
karena setiap aplikasi yang diangkat untuk dijadikan artikel di
InteenBisnis, telah dipraktekkan sebelumnya oleh penulis artikel, dan disini kitapun juga terbuka, jika aplikasi tersebut mengandung scam/kemungkinan scam/penipuan... maka akan kita tulis sesuai dengan apa yang dialami penulis. Tidak semua artikel terdapat bukti pembayaran... hanya artikel dari bisnis online yang telah terbukti membayar saja yang kita sertakan bukti pembayaran sebagai pendukung kebenaran dalam

setiap aplikasi yang telah kita coba dan praktekkan sebelumnya.

Salam
RahmanCyber Network